Menolak Tumbang

[:id]

Buku ini merupakan hasil penelitian yang memiliki garis besar rumusan yaitu” Gender, Kemiskinan dan Penegakan Hukum”. Menolak Tumbang: Narasi Perempuan Melawan Pemiskinan, memberikan gambaran dalam bentuk foto,fakta dan paparan kondisi mulai wilayah Banda Aceh hingga Merauke. Narasi yang disusun dari refleksi catatan perjalanan sembilan bulan di delapan wilayah nusantara tersebut, mencoba menonjolkan kemampuan kaum perempuan bertahan dan berjuang menghadapi kemiskinan, dan sejauh sistem serta praktik hukum mampu menopang kemampuan bertahan (resilience) mereka dalam berjuang melawan pemiskinan tersebut.
Kisah-kisah yang disajikan di setiap wilayah, seakan mencoba mempertegas adanya hubungan yang kuat antara diskriminasi berbasis gender, pelanggaran HAM, dan pemiskinan. Kisah-kisah tersebut juga menegaskan bahwa pemiskinan perempuan tidak bisa dipahami hanya melalui statistik kemiskinan atau pendekatan ekonomi sebagai jalan keluar tunggal.

Buku terbitan 2014 ini, dapat diakses di PUSDOKHAM UBAYA, Jalan Raya Kalirungkut, Gedung Perpustakaan UBAYA, lt.4, Pada pukul 08.00- 16.30 WIB, pada hari senin hingga jumat.

[su_slider source=”media: 796,797,798,799″ target=”blank” width=”500″ height=”700″ pages=”no” mousewheel=”no” autoplay=”0″]

[:en]This book is the result of research that has the outline of the formulation of “Gender, Poverty and Law Enforcement”. Rejecting tumbles: Narrative Women Against Impoverishment, gives an overview in the form of photos, facts and exposure to conditions ranging Banda Aceh to Merauke. Narrative composed of reflection travel records nine months in eight regions of the archipelago, trying to highlight the ability of women to survive and struggle to cope with poverty, and as far as the legal system and practices capable of sustaining survival (resilience) of them in the fight against poverty.
The stories are presented in each region, as if trying to reinforce the strong links between gender-based discrimination, human rights abuses, and impoverishment. The stories also confirmed that the impoverishment of women can not be understood only through the statistics of poverty or economic approaches as a way out single.

Books published in 2014, can be accessed at PUSDOKHAM UBAYA, Highway Kalirungkut, UBAYA Library Building, 4th Floor, At 08.00- 16.30 pm, on Monday to Friday.

[su_slider source=”media: 796,797,798,799″ target=”blank” width=”440″ height=”700″ pages=”no” mousewheel=”no” autoplay=”0″][:]

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *